Beranda Lahat Ayunkan Parang ke Petugas, Residivis Bobol Rumah Ditembak Mati

Ayunkan Parang ke Petugas, Residivis Bobol Rumah Ditembak Mati

Tanggal : Pukul :
669
0

Lahat, Detik Sumsel — Mardan (38), residivis spesialis bobol rumah, tewas diterjang timah panas Buser Satreskrim Polres Lahat. Setelah sebelumnya hendak mengayunkan senjata tajam jenis parang, saat berusaha ditangkap dikediamannya di Kelurahan Talang Jawa Selatan, Kamis (6/9) sekitar pukul 23.00 WIB.

Aksi licin Mardan terbongkar, Rabu (5/9) sekitar pukul 05.00 WIB. Ketika spesialis bobol rumah 10 TKP ini, ketangkap basah membobol rumah milik Vidianto, di Kelurahan Pagar Agung, Kota Lahat. Sayangnya saat itu Mardan berhasil melarikan diri, saat dikejar pemilik rumah. Polisi yang sudah mengantongi ciri-cirinya, langsung melakukan pengejaran.

“Ciri-ciri tersangka diketahui, hasil laporan korban terakhir (Vidianto Red). Dari hasil pengembangan tersangka sudah 6 kali dipenjara, kasus yang sama. Sudah ada 10 laporan terbaru yang tersebar di wilayah hukum Polres Lahat,” terang Kapolres Lahat, AKBP Roby Karya Adi SIK, ketika Press Release di halaman Mapolres Lahat, Jumat (7/9).

Polisi yang mendapati alamat tersangka, langsung berupaya melakukan penangkapan. Kediaman Mardan pun sudah dikepung polisi. Kendati sempat dilakukan upaya persuasif, Mardan yang nampaknya enggan lagi merasakan dinginnya hotel prodeo, rupanya mengambil aksi nekat. Sambil keluar dari rumah, Mardan berusahan melawan petugas. Dengan cara mengibas-ibaskan parang yang dipegangnya.

“Karena tersangka mengancam keselamatan petugas, terpaksa diambil tindakan tegas terukur. Tersangka tewas dalam perawatan di RSUD Lahat,” ujar Kasat Reskrim Polres Lahat, AKP Satria Dwi Dharma SIK.

Polisi yang menggeledah kediaman Mardan menemukan, 14 handphone berbagai merk, satu unit HT, 13 dompet, dan satu pasang anting, diduga hasil curian. Selain itu petugas juga menemukan satu unit senjata M16 Air Soft Gun beserta dua unit magazinenya, terkapar dirumah tersangka. Didapat tersangka ketika mencuri di rumah anggota Polres Lahat, bulan Juli lalu.

“Korbannya beragam dari wiraswasta hingga anggota polri. Rata-rata tersangka beraksi ketika korban ada di rumah. Mungkin tersangka ini ada ilmu menghilang,” canda Satria menutup Release. (heru).

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here