Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Daerah Anaknya Dijanjikan Bekerja di Pertamina, PNS ini Tertipu Puluhan Juta

Anaknya Dijanjikan Bekerja di Pertamina, PNS ini Tertipu Puluhan Juta

Tanggal : Pukul :
479
0

Prabumulih, Detik Sumsel – Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Prabumulih berinisial IN (43) warga Jalan Sumatera, Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur harus menjadi korban penipuan. Alih-alih ingin mendapatkan pekerjaan untuk anaknya di PT Pertamina, IN malah harus kehilangan uang puluhan juta rupiah.

Informasi yang dihimpun, peristiwa penipuan yang dialami oleh korban bermula saat anaknya mengikuti tes penerimaan karyawan PT Pertamina. Tak lama kemudian, korban didatangi oleh pelaku berinisial DG yang mengaku sebagai orang dalam.

Dengan meyakinkan korban, pelaku kemudian menawarkan jasanya untuk bisa meloloskan anaknya agar diterima bekerja di perusahaan minyak tersebut. Dengan persyaratan korban harus menyetorkan sejumlah uang untuk biaya administrasi.

Korban yang berharap anaknya bisa diterima di perusahaan itu pun kemudian menyanggupi permintaan pelaku. Awalnya, korban diminta untuk menyetorkan uang senilai Rp50 juta ke rekening pelaku, tepatnya pada pada Senin (9/7/2018). Selanjutnya, selang beberapa bulan kemudian pelaku pun meminta korban untuk kembali mentransfer uang sebesar Rp 25 juta.

Baca Juga :   Amankan Tiga Unit Sepeda Motor Hasil Curian

Merasa belum puas pelaku kembali meminta korban untuk mentransferkan uang senilai Rp20 juta. Namun kali ini dengan rekening yang berbeda atas nama GG. Korban pun kembali menuruti permintaan pelaku dan mengirimkan uang tersebut tepatnya pada 2 November 2018.

Singkat cerita, korban pun mulai merasa curiga. Pasalnya, kabar baik untuk panggilan kerja yang dijanjikan pelaku untuk anaknya tidak kunjung tiba. Korban pun kemudian mencoba menghubungi pelaku, namun pelaku terkesan menghindar dan enggan bertanggungjawab. Korban yang merasa telah tertipu kemudian tidak terima dan melaporkan pelaku ke polisi dengan laporan kasus penipuan.

“Total uang yang sudah saya kirimkan senilai Rp95 juta. Semua ada buktinya, karena pelaku berjanji akan membantu meluluskan anak saya. Uang itu katanya untuk biaya administrasi. Tapi sampai sekarang anak saya tidak pernah dipanggil kerja, sedangkan pelaku selalu menghindar jika saya hubungi,” ujar korban saat memberikan keterangannya kepada petugas SPKT Polres Prabumulih.

Baca Juga :   Setahun Menghilang, Pristian Akhirnya Terciduk

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK membenarkan adanya laporan dugaan kasus penipuan yang dilaporkan oleh korban. Pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan mengumpulkan keterangan korban dan saksi.

“Laporannya sudah kita terima, selain keterangan korban laporan ini juga diperkuat dengan adanya bukti setoran uang dikirimkan korban ke rekning pelaku. Kasusnya sedang didalami oleh anggota penyidik. Jika terbukti, pelaku bisa dijerat Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara,” pungkasnya. (Ichal)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here