Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Liputan Khusus Agen Nyambi Jual Sembako, Nasabah Bisa Menabung Rp 3 Ribu

Agen Nyambi Jual Sembako, Nasabah Bisa Menabung Rp 3 Ribu

Tanggal : Pukul :
714
0
Untari (40) jilbab hitam, adik kandung Suti menunjukkan warung milik Suti, agen Laku Pandai di Kabupaten Lahat. (Foto: Heru/Detik Sumsel)

Selain mudah, praktis menjadi alasan utama program Laku Pandai diterima masyarakat. Tidak heran jika layanan keuangan tanpa kantor ini terus mengalami tren positif dan berhasil mendongkrak indeks inklusi keuangan di Sumsel. Berikut hasil penelusuran Detik Sumsel terhadap aktivitas Suti Wahyuni (45), agen Laku Pandai di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.


TAK pernah terbayangkan perekonomian Suti kini menjadi baik. Bahkan, berkat menjadi agen Laku Pandai, warga Jl Kamboja Rw/Rt 15/14, Kelurahan Gunung Gajah, Kota Lahat ini bisa menyempurnakan rukun Islam, naik haji ke tanah suci. Kendati Suti sedang tidak ada ditempat, wartawan media ini lantas menemui keluarganya, guna menyusuri jejak perjalanan salah satu agen Laku Pandai Bank Sumsel Babel (BSB) Cabang Lahat yang terbilang sukses tersebut.

“Usaha kakak saya itu, awalnya jualan sembako dan pakaian,” kata Untari (40), adik kandung Suti mengawali perbincangan.

Ia menceritakan, awal merintis agen Laku Pandai tidak mudah, apalagi harus memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat pedesaan yang masih minim pengetahuan soal Perbankan. Terlebih, sebagai agen menjalankan fungsi perbankan tapi tidak memiliki kantor.

Baca Juga :   Usulkan Azhari Harris Jadi Wakil Ketua DPRD Palembang

“Lama-lama bisa juga diterima, apalagi dengan uang Rp 3.000 sudah bisa menabung. Kalau mau ke Bank-kan, rasanya tidak bisa,” kata Untari sembari menerangkan kakaknya menjadi agen Laku Pandai sejak awal tahun 2017 lalu.

Saat ini hampir setiap hari ada puluhan warga yang datang ke warung sembako kakaknya berukuran 2×4 meter itu, untuk melakukan sejumlah transaksi. Seperti transaksi langsung, tarik-tunai, transfer, setoran tunai, pembayaran rekening listrik, hingga pulsa elektrik. “Sistem kerjanya pakai aplikasi di handphone, pembukuannya setahu saya ada buku khusus,” sambung Untari di teras rumahnya.

Berkat kesabaran dan kerja kerasnya, nama Suti sebagai agen Laku Pandai BSB Cabang Lahat, kian diketahui warga kabupaten Lahat. Benar saja, saat ini Suti sudah memiliki 64 Basic Saving Account (BSA), alias nasabah yang ada disekitar area tinggalnya. “Dalam setiap transaksi mendapatkan fee dari Bank Sumsel Babel. Jadi, dagangan laku, fee dari transaksi juga dapat,” ucap Untari merahasiakan fee yang diperoleh sembari tersenyum.

Baca Juga :   Gubernur Yakini Bank Syariah Mampu Bersaing dengan Bank Konvensional

Sementara itu, Kepala Bank Sumsel Babel cabang Lahat, H Tabroni, SE MM mengatakan, Laku Pandai merupakan layanan keuangan tanpa kantor dalam rangka keuangan inklusif. Bekerjasama dengan agen bank, yang didukung penggunaan teknologi informasi.

“Untuk di Kabupaten Lahat, baru ada empat Agen Laku Pandai. Kita punya ciri  khas sendiri, tujuannya untuk mengakomodir daerah-daerah yang belum terjangkau perbankan,” kata Tabroni.

Lanjutnya, Ibu Suti merupakan salah satu agen yang mempunyai prestasi  tinggi. Sesuai dengan misinya, agen ini merupakan perwakilan dari bank, yang bisa melakukan buka tutup rekening melalui handphone. Sehingga masyarakat bisa melakukan transaksi tanpa dibatasi waktu.

“Harapan kita bakal lahir lebih banyak lagi agen-agen seperti Ibu Suti. Jadi masyarakat akan lebih banyak terbantu. Apalagi masyarakat kita mayoritas petani, di agen kita berapapun nominalnya bisa untuk menabung,” tutupnya. (Heru/DS).

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here