Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Kesehatan 61 Persen Masyarakat Sumsel Sudah Gunakan Alat Kontrasepsi

61 Persen Masyarakat Sumsel Sudah Gunakan Alat Kontrasepsi

Tanggal : Pukul :
209
0
PLH Kepala Perwakilan (Kaper) BKKBN Sumsel Zamhari (maya/detiksumsel.com)

Palembang, Detik Sumsel – Dalam rangka memperingati Hari Kontrasepsi Sedunia 2019, Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Nasional (BKKBN) Provinsi Sumsel menggelar Senam Gemu Famire (Maumere) yang dilaksanakan serentak seluruh provinsi se Indonesia. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan layanan kesehatan guna mencapai Indonesia Sehat.

PLH Kepala Perwakilan (Kaper) BKKBN Sumsel Zamhari mengatakan, momen peringatan Hari Kontrasepsi ini sangat penting, mengingat, Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) dalam kurun waktu 40 tahun ini sudah berhasil menurunkan angka Laju Pertumbuhan Penduduk dengan faktor kunci melalui turunnya angka kelahiran, angka kematian ibu, dan membentuk dua anak cukup.

Selain itu BKKBN juga membangun Indonesia berkualitas dengan pembentukan kampung KB, yakni mendukung cita kelima dalam program nawacita yang diluncurkan presiden RI.

Program KKBPK tetap jadi program utama BKKBN Sumsel untuk menurunkan Totality Fertility Rate (TFR) dari 2,8 menjadi 2,6 dan terus berusaha mencapai sasaran 2,3 yg ditetapkan RPJMN.

Diakuinya, Saat ini Provinsi Sumsel sudah mencapai 61 persen angka penggunaan alat kontrasepsi (alkon) namun
masih di dominasi penggunaan KB non Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP).

“Kita harapkan kedepan angka pengguna KB MKJP meningkat dan dapat menekan angka putus KB unmeetneed,” ujarnya melalui rilisnya kepada detiksumsel.com, Minggu (22/09).

Sementara itu, Kabid KB Minarti SE mengatakan, kegiatan Senam Gemu Famire (maumere) yang digelar secara serentak seluruh Provinsi di Indonesia ini bukan sekedar hanya untuk lomba saja namun lebih jauh lagi, peringatan hari kontrasepsi se dunia ini diisi dengan berbagai kegiatan penting dalam program KKBPK diantaranya, Bulan pelayanan KB dengan mengadakab Lomba per kabupaten kota, Kie reproduksi melalui kuliah pakar, deteksi dini kanker melalui pap smear, pemeriksaan gula darah dan kolesterol.

Dengan mengangkat tema meningkatkan pelayanan KB dan kesehatan reproduksi guna mencapai ini Indonesia sehat ini, diikuti 400 peserta dari lingkungan BKKBN, Juang kencana, darma wanita, kader, akseptor KB, perwakilan dari smu, dan mitra kerja lainnya. (May/ril)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here