Pemerintah Sumatera Selatan
Beranda Ekonomi 2019, BPR Sumsel Raih Laba Bersih Rp 4,8 Miliar

2019, BPR Sumsel Raih Laba Bersih Rp 4,8 Miliar

Tanggal : Pukul :
187
0
Direktur Utama BPR Sumsel, Marzuki
Direktur Utama BPR Sumsel, Marzuki (Maya/detiksumsel.com)

Palembang, Detik Sumsel – Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Sumsel membukukan laba bersih Rp 4,8 miliar tahun buku 2019. Raihan ini over dari target Rp 1,6 miliar yang ditetapkan.

“BPR Sumsel juga berhasil menekan kredit macet (NPL) dari sebelumnya 38,1 persen menjadi 24,2 persen. Kita targetkan untuk NPL ini bisa diangka 10 persen. “Jelas Direktur Utama BPR Sumsel, Marzuki.

Keberhasilan BPR menekan NPL ini dilakukan dengan melakukan penagihan secara intensif, untuk debitur yang macet pihaknya melakukan penarikan aset dan melakukan lelang bekerjasama dengan lembaga lelang, dan bagi debitur yang menunggak pembayaran kredit tapi mereka kooporatif usahanya akan dibantu rektrulisasi.

Sedangkan untuk penyaluran kredit pihaknya berharap bisa menyalurkan kredit dengan kondisi sehat tahun ini dari sebelumnya sebagai bank di bawah pengawasan insentif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadi bank yang diawasi secara normal dan sehat ke depannya.

Baca Juga :   Manjakan Pelanggan, Sriwijaya Air Tawarkan Berbagai Promo

“Alhamdulilah laporan pertanggungjawaban tahun buku 2019 diterima dengan Gubernur Sumsel sebagai pemegang saham melalui Asisten II Bidang Ekonomi Ekonomi Yohanes H Toruan setelah diaudit dengan catatan wajar tanpa pengecualian,” ujarnya disela Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Hotel Arista, Rabu (25/03)

Dia menambahkan, BPR menargetkan tahun ini menorehkan laba di atas Rp 2,5 miliar. Tahun 2018 lalu BPR berhasil menyalurkan dana Rp 42 miliar kepada 370 nasabah.

Sementara itu tahun 2019 BPR berhasil menyalurkan pembiayaan Rp 49 miliar dengan 420 nasabah.

Baca Juga :   Dampak Virus Corona, Ekspor dan Harga Karet Ikut Anjlok

Marzuki mengatakan BPR memiliki tiga layanan yakni kredit produktif, modal kerja dan kredit investasi untuk pelaku usaha.

Kredit multiguna melayani PNS, pegawai swasta, BUMD, BUMN yang bisa untuk pembelian kendaraan, rumah, kebutuhan anak sekolah dengan tenor hingga 10 tahun dan bunga tetap delapan persen flat hingga pembiayaan selesai.

Dintengah wabah Corona ini kita berikan stimulus pembiayaan mulai Rp 5 juta hingga Rp 5 miliar dengan jaminan surat keterangan asli.

“Dari total penyaluran kredit yang dialokasikan pihaknya 50 persen masih didominasi usaha kontruksi, 30 persen untuk usaha mikro dab 20 perawn kredit pegawai,” katanya.(May)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here